Perajin di Jaluko Diajari Wirausaha Baru, Kain Perca Dijadikan Kriya Bernilai Ekonomis Tinggi

 


Jambiklik.id, Berita Muaro Jambi - Para perajin dan pelaku usaha di Kecamatan Jambi Luar Kota dilatih untuk terus kreatif dan tak takut mencoba wirausaha baru. Mereka, para perajin tersebut dituntut untuk selalu berkreasi sesuai dengan kebutuhan terkini. 

Untuk mengoptimalkan hal tersebut, Dinas Perindag Provinsi Jambi bekerjasama dengan Diskoperindag Muaro Jambi memberikan pelatihan dan Bimbingan teknis wirausaha baru kepada para perajin ini. Mereka diajarkan bagaimana caranya untuk memanfaatkan kain perca menjadi berbagai kriya yang bernilai ekonomis tinggi dan laku di pasaran. 

Kegiatan ini  diikuti oleh 20 peserta dari berbagai desa dalam kecamatan Jambi luar kota dan dilaksanakan selama 3 hari sejak 29-31 Juli 2024 dengan narasumber dan instruktur yang didatangkan dari Provinsi Jambi.

"Bimtek atau pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama Perindag Provinsi Jambi dengan Dinas Koperindag Kabupaten Muaro Jambi dalam rangka menumbuhkembangkan minat Pelaku UMKM, khususnya Kriya bagi pelaku usaha baru agar dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola kain-kain perca menjadi kriya bernilai ekonomis tinggi seperti, gantungan kunci, tas, pernak pernik anyaman dan sebagainya," kata Kadis Koperindag Muaro Jambi Riduan diwakili oleh Kabid Industrinya Sudirman MPd di Aula Kantor Camat Jaluko saat menutup kegiatan tersebut Selasa (31/07/24).

Sudirman pun berharap agar para peserta bisa mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari Bimtek ini.

"Pesan saya agar peserta terus melakukan produksi kriya dari berbagai kain perca sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari dan bernilai ekonomis tinggi. Pelatihan ini sebagai awal menumbuhkan semangat dan keterampilan peserta untuk selanjutnya peserta lah yang mengasah diri untuk semangat dan giat berkarya," katanya. 

Sementara itu, Meka Diano, ST. ME, panitia dari Disperindag Provinsi Jambi dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan tersebut terlaksana dengan baik. 

"Dan peserta juga telah dapat membuat berbagai hasil kriya dari kain perca," kata Meka sambil menunjukkan hasil kriya peserta kepada Kabid Industri.

Asal tahu saja, kegiatan penutupan pelatihan tersebut juga turut dihadiri oleh Istri dari Camat Jaluko yang juga ketua PKK Jaluko Yunita Suharyanto S.Pd. Beliau menyampaikan terima kasih atas ditunjuknya Jaluko sebagai tempat dan pesertanya juga dari Jaluko.

"Sehingga memberikan semangat baru bagi kami untuk lebih memberdayakan potensi yang ada untuk giat kriya khusus, karena kami sudah punya Ikatan Keluarga Pengusaha UMKM Jaluko yang baru saja dilaunching bersama Jambore PKK Jaluko beberapa hari yang lalu," kata Yunita.