Warga Desa Sogo Duduki Lahan PT BBS, Ini Sebabnya

 


Jambiklik.id, Berita Muaro Jambi - Masyarakat Desa Sogo kembali menduduki lahan milik PT BBS. Hingga hari ini, Jum'at (14/07/24) sudah tiga hari mereka menduduki lahan tersebut. 

"Masuk malam ko sudah tigo malam, " kata Roni, warga desa Sogo yang ikut berada di lahan milik PT BBS. 

Menurut mereka permasalahan ini sudah sangat meresahkan lantaran tak kunjung selesai. Persoalannya, mereka menuntut lahan plasma 20 persen dari total lahan milik PT BBS sesuai kewajiban perusahan yang termaktub dalam peraturan perundang-undangan. 

"Kami tidak akan keluar dari lahan ini sebelum ada penyelesaian. Ini sudah berlarut-larut permasalahan ini. Sama seperti Desa Seponjen, kami menuntut lahan plasma 20 persen dari total lahan perusahaan," kata Roni. 

Roni pun meminta agar persoalan ini cepat diselesaikan. Dia ingin agar persoalan bisa diselesaikan di lapangan secara bersama-sama oleh semua pihak terkait. 

"Mau dibawa ke Timdu tapi masyarakat menolak. Kami ingin ini diselesaikan di kantor Desa atau di lapangan," kata Roni. 

Masih menurut keterangan Roni, katanya pernah terjadi rapat membahas persoalan ini. Bahkan dalam rapat tersebut mereka dijanjikan lahan seluas 60 hektar namun mereka tak setuju. 

"Rapat terakhir masyarakat Sogo dapat 60 hektar, disetujui sama Datuk kepala desa Tapi masyarakat banyak yang dak setuju," kata Roni. 

Dari poto yang didapat oleh media daring ini, terlihat warga mendirikan tenda yang terbuat dari terpal di lahan perkebunan kelapa sawit. Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih mencoba menghubungi pihak PT BBS.