JAMBIKLIK.ID BERITA KERINCI – Kisruh internal Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Nusantara Sakti (STIA-Nusa) Kerinci, pasca pemberhentian Eliyusnadi Sebagai Ketua STIA lantaran terlibat partai politik, terbukti masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Kabupaten Kerinci dari PPP.
Berbagai upaya dilakukan untuk menolak keputusan yayasan Pendidikan Tinggi Sakti Alam Kerinci (YPTAK), dimulai dari surat Elyusnadi menolak hasil keputusan yayasan tentang pemberhentian dirinya, tidak hanya itu, Senat pun sempat menggelar rapat menolak hasil keputusan yayasan.
Yang parahnya lagi, ada oknum yang mempengaruhi Eliyusnadi Cs, disebut-sebut juga sebagai pendiri Yayasan.
Data yang didapatkan dalam Akta Notaris ternyata ada 4 nama pendiri yayasan yakni, Damrat Yusuf, Noferdiman, Syafriadi dan Hudmi. “Ini nama-nama pendiri yayasan, bukan yang lain” ungkap Sri Eliyati, S.Ag, M.Pdi.
Sri meminta kepada Senat, Civitas Akademika, Mahasiswa untuk cermat melihat persoalan yang ada, dan bijak menyikapinya.
“ini kewenangan yayasan, diminta semua civitas akademika STIA untuk bijak memamdang, menilai, mengambil sikap, harus dipahami kewenangan masing-masing” tegasnya
Social Plugin