Eliyusnadi Terdaftar dalam DCT, Sri Minta Semua Pihak Terima Keputusan Yayasan STIA


JAMBIKLIK.ID BERITA KERINCI – Eliyusnadi, S.Kom, M.Si DPT Mantan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Nusantara Sakti (STIA-Nusa) Kerinci benar-benar teraftar sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci di Daerah Pemilihan Kerinci III (Kecamatan Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur dan Kecamatan Depati Tujuh). 

Data dari DCT KPU Kerinci, Eliyusnadi, S.Kom, M.Si DPT tedaftar sebagai Calon Legislatif (Caleg) nomor urut 1 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), untuk dapil III Eliyusnadi bukan sendiri ada 5 Caleg lainnya yang juga masuk dalam DCT, yakni nomor urut 2 Datrizal, Nomor urut 3 Desi Kurniawan, nomor urut 4 Deprizal, nomor urut 5 Masyur dan nomor urut 6 adalah Lidia Puspita. 

Eliyusnadi, S.Kom, M.Si DPT sepertinya sudah memiliki sikap tegas terhadap pilihannya, maju sebagai Calon Anggota Legislatif dengan resiko berhenti dari Jabatan Ketua STIA Nusa. 

Dalam Peraturan Kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi Sakti Alam Kerinci (YPTSAK) sudah jelas di atur bahwa Ketua STIA tidak boleh ikut dalam partai politik. 

Pada BAB XII Pengakhiran Hubungan Kerja dan pemberhentian dalam jabatan, pasal 86, ayat 3, berakhirnya hubungan kerja antara yayasan dengan pegawai dapat dikarenakan hal-hal sebagai berikut, huruf f, Pemberhentian akibat melakukan pelanggaran tingkat V (ke lima).

Ketentuan pelanggaran ini termuat dalam pasal 79, Pelanggaran tingkat V (ke lima), pada ayat 22 yakni; tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Persoalan Eliyusnadi yang dinyatakan terlibat partai politik ini juga dipertegas dalam statuta STIA Nusa, Persyaratan, Pemilihan dan Penetapan, Pasal 46, Ketua STIA Nusantara Sakti, ayat 7 Bebas dari kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan pihak di luar sekolah tinggi lainnya yang bertentangan dengan kepentingan STIA Nusa. Bahkan Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Alam Kerinci Sri Eliayanti menjelaskan yang diputuskan oleh yayasan terkait pemberhentian Eliyusnadi sebagai Ketua STIA sudah sesuai dengan peraturan yang ada.

“Kita meminta kepada semua civitas akademika untuk menerima keputusan ini, ” tegasnya.