Kedapatan Bawa Sajam, NS Diamankan Saat Bertandang ke Rumah Pacarnya

 


JAMBIKLIK.ID KABAR JAMBI - Pria berinisial NS ditangkap oleh personel brigade mobil (Brimob) pada tanggal 3 Maret 2023 yang lalu sekira pukul 21.00 WIB. NS diamankan di depan rumah pacarnya di kawasan Sungai Gelam Muaro Jambi. Ia ditangkap oleh anggota Brimob yang sudah menunggunya di depan rumah sang pujaan hati.

Diceritakan NS, saat itu dia baru pulang dari lokasi kerjanya menuju kantor tempat dia tinggal. Tak lama berselang, ketika ia sampai di kantor sekiranya pukul 20.00 WIB, pacarnya menelpon dan mengajak NS untuk keluar makan malam. Awalnya NS menolak untuk datang dan berkata kepada kekasihnya bahwa dirinya masih capek. Dan mengajak untuk bertemu keesokan harinya. 

"Dik abang capek sekali, besok saja ya. ayok la bang kita makan malam bentar aja, cuma makan saja ya habis makan kita langsung pulang," kata NS menceritakan ucapan kekasihnya saat mengajaknya makan malam. 

Tanpa pikir panjang NS menuruti keinginan kekasihnya dan bergegas mengganti baju, tak lupa membawa tas selempang yang selalu ia bawa ke lokasi kerjanya.

NS pun segera pergi mengendarai sepeda motor menuju ke rumah kekasihnya. Tak disangka, setelah dekat dengan lokasi rumah kekasihnya motor milik NS terhenti karena NS mendengar suara tembakan sebanyak 3 kali dan kemudian datanglah 3 orang yang tidak dikenal oleh NS.

Belakangan diketahui bahwa yang mendatangi NS adalah anggota Brimob, setelah itu mereka tanpa pemberitahuan segera memeriksa isi dari tas milik NS. Saat diperiksa, NS kedapatan membawa senjata tajam. Akhirnya NS pun langsung dibawa ke Mapolsek Sungai Gelam.

Kapolsek Sungai Gelam, Dedi Wardana saat ditanya perihal penangkapan NS tersebut mengatakan, anggotanya saat itu sedang melaksanakan giat rutin operasi Pekat (penyakit masyarakat). Diakui Dedi Wardana yang menangkap bukan anggotanya melainkan anggota Brimob. NS diantarkan ke Polsek Sungai Gelam oleh anggota Brimob lantaran membawa senjata tajam. 

"Ini adalah Dumas (Pengaduan masyarakat), persoalan ini tetap kami tindak sesuai hukum yang berlaku, saya tetap tegak lurus untuk menegakkan hukum," tegas Kapolsek. 

Terpisah, Mike Mariana Siregar, Kuasa Hukum NS menyayangkan sikap Polisi yang dinilai telah arogan dan penangkapan NS disebut tidak sesuai dengan SOP. Terlebih yang menangkap adalah anggota Brimob.

Apalagi NS hanya buruh harian penjaga kebun, tak selayaknya anggota Brimob memberikan tembakan dan mengintimidasi NS, karena ia bukan buronan dan tidak melakukan perlawanan saat itu. Mike menduga penangkapan ini sudah direncanakan dan ada motif tertentu.

"Saya rasa penangkapan terhadap NS janggal, apalagi kekasih NS merupakan assisten rumah tangga yang bekerja di rumah seorang perwira polisi," ujar Mike. 

"Saat ini NS masih ditahan oleh pihak kepolisian, kami akan tempuh jalur hukum," tambahnya.

Penulis : Hendri