Capai Target, Ketua Dekranasda Muaro Jambi Tutup Diklat Tekun Tenun di Kumpeh Ulu

 


JAMBIKLIK.ID, BERITA MUARO JAMBI - Kegiatan Diklat Tekun Tenun Dekranasda Muaro Jambi bekerjasama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan Ditjen Vokasi Kemendikbudristek akhirnya rampung. Setelah memakan waktu sekitar 2 bulan, kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 4 Sakean Kecamatan Kumpeh Ulu tersebut akhirnya resmi ditutup. 

Peresmian penutupan kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Dekranasda Muaro Jambi Faradillah Bachyuni Deliansyah pada Kamis (8/12/22). Kegiatan penutupan dilaksanakan di Taman Edukasi Alam Hutan Tembesu Desa Solok Kumpeh Ulu. 

"Dengan mengucap Alhamdulillah kegiatan pelatihan tekun tenun ini resmi ditutup," kata Faradillah. 

Faradillah mengaku puas atas hasil yang dicapai selama pelatihan tekun tersebut berlangsung. Di mana, selama kurang lebih 2 bulan yakni, sejak 5 Oktober hingga 23 November 2022, target yang ingin dicapai dalam program tersebut akhirnya terealisasi.

"Alhamdulillah setelah melewati proses pelatihan yang panjang dan menyita waktu, peserta dapat menyerap semua yang sudah diajarkan oleh instruktur. Ke-25 pesertaa dapat menyelesaikan target yakni bisa melakukan kegiatan menenun. Kini tinggal melatih untuk lebih terampil dan mengasah penghalusan menenun. Mereka dinyatakan lulus semua sehingga berhak atas Surat Tanda Lulus Pendidikan dan Latihan," kata Ketua Dekranasda Muaro Jambi Faradillah. 

Kepada para peserta, Faradillah pun berpesan agar tidak mudah puas dengan apa yang sudah digapai. Tetap terus menggali potensi diri dan mengembangkan bakat. 

"Gali potensi diri anda dan terus kembangkan bakat dan harapan, jangan putus asa. Dekranasda dalam hal ini akan terus berusaha untuk memasarkan dan mempromosikan hasil tenun anda. Tentunya masih panjang perjalanan untuk maju dan berkembang, perlu ketekunan dan kesabaran untuk sukses," kata Faradillah. 

Sementara itu, Sekretaris Dekranasda Muaro Jambi Sudirman menyampaikan bahwa kegiatan penutupan hari ini memang sengaja dilaksanakan agak berbeda. Kegiatan penutupan dilaksanakan secara out door dengan memilih Taman Edukasi Alam Hutan Tembesu Desa Solok Kumpeh Ulu sebagai venue. 

"Hari ini kegiatan penutupan kita kemas dengan tema edukasi alam. Ini sengaja dilakukan selain sebagai ajang promosi destinasi wisata baru di Kumpeh Ulu yakni Taman Edukasi Alam Hutan Tembesu Desa Solok, juga untuk memberikan penyegaran kepada para peserta. Refreshing buat mereka karena selama 2 bulan ini selalu berkutat dengan mesin Tenun setiap harinya," kata Sudirman. 

Sudirman juga menyampaikan harapan dan goals dari kegiatan diklat tekun Tenun ini. Selain sebagai program memberikan ketrampilan kepada peserta, juga agar nanti bisa tercipta kerajinan baru berciri khas Muaro Jambi. 

" Harapan kita tercipta Kerajinan sebagai ikon Muaro Jambi yang membedakan dengan kriya daerah lain. Tercipta kerajinan dengan ciri khas tersendiri, setelah melihat kerajinan tersebut orang-orang langsung tahu kalau itu adalah kerajinan dari Muaro Jambi," kata Sudirman. 

"Nantinya kerajinan tersebut bisa jadi ciri khas dan dipasarkan. Pangsa pasarnya khusus pangsa pasar Millenial, kita arahkan ke situ dan juga tentu ke pangsa pasar umum," kata Sudirman. 

Penulis Romi R