JAMBIKLIK.ID, BERITA MUARO JAMBI - Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa untuk tingkat Kabupaten Muaro Jambi berdasarkan hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer Tahun 2021 masih rendah. Hal ini sejalan dengan hasil survey oleh PISA di tahun 2018.
Kemampuan Literasi dan Numerasi Indonesia cenderung stagnan dan menduduki peringkat kedua dari bawah. Dari data rapor mutu pendidikan tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Muaro Jambi diperoleh data Literasi Siswa di bawah kompetensi minimum. Data rapor mutu ini menjadi acuan dalam merancang program kedepannya sehingga Literasi dan Numerasi meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas Literasi Guru Sekolah Dasar melalui pelatihan.
Untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia, yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri,dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan berkebhinekaan global, dikeluarkan kebijakan Merdeka Belajar bagi tercapainya pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan kata lain, bangsa dengan budaya Literasi tinggi menunjukkan kemampuan bangsa tersebut berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif sehingga dapat memenangi persaingan global.
Rapor pendidikan yang diperoleh dari hasil Asesmen merupakan bagian dari Merdeka Belajar untuk memastikan pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Rapor pendidikan akan menjadi dasar bagi perencanaan peningkatan mutu pendidikan baik di tingkat satuan pendidikan maupun tingkat pemerintah daerah, yang dinamakan juga dengan perencanaan berbasis data.
Perencanaan berbasis data adalah sebuah perubahan kebiasaan untuk mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan menyusun kegiatan peningkatan capaian pembelajaran berdasarkan fakta. Rapor pendidikan Kabupaten Muaro Jambi untuk poin Literasi dan Numerasi berada di bawah level minimum, ini berarti bahwa perlu usaha yang serius dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas literasi pendidik yang berujung pada meningkatnya kualitas Literasi Peserta Didik.
Bertitik tolak dari hal tersebut, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi perlu mengadakan workshop peningkatan Literasi Guru yang dalam hal ini guru pada Sekolah Dasar se-Kabupaten Muaro Jambi.
"Tujuan umum gerakan literasi sekolah adalah menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti para peserta didik agar menjadi insan literat sepanjang hidup melalui ekosistem literasi yang dibangun dalam gerakan literasi sekolah, " kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi Firdaus.
Dari pelaksanaan kegiatan workshop Literasi ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kemampuan interpersonal. Mempertajam diri di dalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca serta mengembangkan kemampuan verbal pendidik yang nantinya akan berimbas pada meningkatnya kemampuan Literasi Peserta Didik.
"Kita berharap output dari workshop ini bisa meningkatkan literasi dan numerasi siswa di Muaro Jambi ke depannya," kata Firdaus.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas PdK Muaro Jambi M. Sabki menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Literasi ini dilaksanakan selama hari, dari tanggal 9 sampai dengan 12 November 2022, bertempat di Hotel Ratu Kota Jambi.
"Para peserta pada kegiatan workshop peningkatan kemampuan Literasi ini adalah Guru Kelas IV (Empat) Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Muaro Jambi," kata M. Sabki.
Peserta kegiatan ini sendiri berjumlah 80 orang yang terdiri dari 58 orang Guru Kelas, dan 22 orang Kepala Sekolah yang mewakili setiap Kecamatan dengan Surat Keputusan Kepala Dinas tentang Penetapan Nama–Nama Peserta Diklat Peningkatan Kompetensi Literasi Kepala Sekolah dan Guru Kelas IV Sekolah Dasar Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2022.(*).
Social Plugin