Dekranasda Muaro Jambi Bakal Adakan Pelatihan Menenun, Cek Jadwal dan Lokasinya di Sini

Ketua Dekranasda Muaro Jambi Faradillah Zahara SH Saat Meninjau Stand Kriya Nusa (Batik dan Tenun) di Jakarta
JAMBIKLIK.ID, BERITA MUARO JAMBI - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Muaro Jambi dalam waktu dekat ini bakal menggelar pelatihan tenun. Pelatihan menenun ini diperuntukkan bagi pemula dengan rentang usia 17-25 tahun. 

"Iya alhamdulillah, insya Allah dalam waktu dekat ini kita, Dekranasda Muaro Jambi bakal menggelar pelatihan menenun bagi pemula. Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama dan dukungan Direktorat Kursus dan Pelatihan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI," kata Ketua Dekranasda Muaro Jambi Faradillah Bachyuni Deliansyah SH Sabtu (01/10/22). 

Dijelaskan Ketua Dekransda Muaro Jambi, Direktorat Kursus dan Pelatihan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI memberikan kepercayaan kepada Dekranasda Muaro Jambi untuk menggelar program pendidikan kecakapan wirausaha PKW dalam bentuk pelatihan tenun bagi pemula. 

"Untuk yang belum bekerja, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan wirausaha baru dalam tenun, baik songket maupun batik. Mengapa dipilih tenun?, karena perajin tenun tidak banyak di Muaro Jambi, yang terdata hanya Farida Songket Muara Kumpeh," kata Faradila. 

Senada, Sekretaris Dekranasda Muaro Jambi Sudirman M. Pd menyebut, pelatihan ini direncanakan dipusatkan di SMP 4 Sakean Kumpeh Ulu. Dijadwalkan bakal terselenggara di awal bulan ini.

"Insya Allah dalam waktu dekat ini. Direncanakan awal bulan ini. Pelatihan direncanakan dengan pola 200 jam. Satu hari 4-6 jam sehingga waktu pelaksanaannya hampir 1,5 bulan," kata Sudirman. 

Sudirman pun menjelaskan metode ataupun Kurikulum dalam pelatihan nanti. Di mana, kurikulum pelatihan, 80% unsur utama tenun dengan target peserta dapat menenun selendang dan kain. 

"80 persen seperti yang saya sebutkan tadi, yakni unsur utama tenun dengan target peserta dapat menenun selendang dan kain. Sedangkan 20 persen pelatihan penunjang, seperti materi permodalan, pemasaran/promosi, membangun jejaring, dan kiat berusaha lainnya," kata Sudirman. 

Untuk memastikan kegiatan ini nantinya berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya, Sudirman menyebut sudah melakukan berbagai persiapan. Termasuk mendata para peserta yang nantinya akan mengikuti pelatihan. 

"(Untuk saat ini) perserta yang terdata dari Kunangan, Muara Kumpeh, Kota Karang, Sakean, Pudak, Solok, dan desa lainnya di sekitar lokasi, yang berjumlah 25 orang," kata Sudirman. 

Penulis : Romi