Sambangi DPRD, HMI Tanjabbar Pertanyakan 2 Hal Ini

 


JAMBIKLIK.ID, BERITA TANJAB BARAT– Sambangi kantor DPRD Tanjungjabung Barat, HMI kembali pertanyakan tindak lanjut dari protes mahasiswa atas kenaikan harga BBM, dan tidak maksimalnya pelayanan PDAM Tirta Pengabuan.

"Audiensi kita pada hari ini terkait dengan tindak lanjut dari tuntutan aksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kemarin, kita pertanyakan sudah sejauh mana langkah yang ditempuh pihak DPRD Kabupaten Tanjungjabung Barat," ungkap Luqman, Senin (19/8/22)

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Luqman juga menyebut, pihaknya menyayangkan pelayanan air bersih yang seharusnya menjadi hal prima.

Kepada Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian. Didalam audiensi yang dihadiri langsung  Waka II Ahmad Jahfar, Luqman mempertanyakan langsung terkait problem yang mengakibatkan tidak maksimalnya pelayanan PDAM.

"Saya juga ingin dengar secara langsung kendala yang dihadapi oleh kawan-kawan PDAM yang kemudian berimplikasi pada pelayanan yang belum maksimal," tambahnya. 

Menanggapi pertanyaan langsung dari Mahasiswa, Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian, S.H menyampaikan ucapan terimakasih kasih kepada mahasiswa khususnya  HMI Cabang Tanjungjabung Barat, telah menyampaikan aspirasi masyarakat pelanggan PDAM, dengan segala kendala yang ada.

"Kami Perumda Tirta Pengabuan akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki pelayanan kami kepada masyarakat, dan sekali lagi saya mengucapkan terimakasih hasil audiensinya," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Waka II DPRD Tanjungjabung Barat, Ahmad Jahfar, turut menanggapi keluhan dan aspirasi mahasiswa.

"Saya bangga melihat mahasiswa turut berpartisipasi dalam mengawal kebijakan pemerintah dan menyuarakan aspirasi dari mahasiswa terkait menolak kenaikan harga BBM bersubsidi ini serta problem kedaerahan yang juga ikut dikawal oleh HMI," ucap Jahfar

“Secara sikap kelembagaan, kami setuju dengan apa yang disuarakan teman-teman mahasiswa, yaitu menolak kebijakan kenaikan BBM dan kenaikan harga tarif listrik,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Rabu,(31/08/2022) mahasiswa yang tergabung di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa melakukan protes penolakan atas kenaikan harga BBM, dan buruknya pelayanan PDAM Tirta Pengabuan, serta anjloknya harga komoditas pertanian Tanjung Jabung Barat dalam hal ini Kelapa dan pinang.(*)