Thoriqoh Shiddiqiyah Jambi Bangun Rumah Layak Huni Untuk Warga Kebon IX Sungai Gelam


Pemberian Secara Simbolis Kunci Rumah kepada Sapani oleh Ketua ORSHID Jambi Surali


Jambiklik.id, Berita Muaro Jambi - Murid-murid Thoriqoh Shiddiqiyah Jambi memberikan santunan kepada Sapani, salah satu warga kurang mampu di Kabupaten Muaro Jambi. Santunan tersebut berupa bantuan pembangunan satu unit rumah layak huni. Bantuan yang diberikan kepada warga RT 25 Desa Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi tersebut diberikan dalam rangka memperingati Kemerdekaan Bangsa indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Acara yang bertajuk "Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyah" tersebut dilaksanakan pada Sabtu (20/08/22) yang lalu. Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPW Organisasi Shiddiqiyah Jambi Surali, anggota DPRD Muaro Jambi Dapil Sungai Gelam Suherman, Babinsa, Perangkat Desa, Tua Tengganai desa Kebun IX serta Ketua DPD ORSHID dan warga Shiddiqiyah Jambi. 


Dalam sambutannya, Ketua DPW ORSHID Jambi Surali menyebut bahwa kegiatan hari ini adalah cara bersyukur terhadap sesama manusia dan fakta bicara rasa cinta tanah air dan nilai-nilai luhur Pancasila untuk berkemanusiaan yang adil dan beradab.

"Yang senantiasa diajarkan oleh Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyah Bapak Kyai Muhammad Mukhtar Mukhti Syekh Muktarullah  Almujtabaa kepada murid-murid Shiddiqiyyah, dan Kami yakin Thoriqoh Shiddiqiyah Indonesia akan berkembang Jaya dan lestari di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini," kata Surali Sabtu (20/08/22).


Surali juga menyampaikan bahwa pemberian Rumah Syukur ini dikoordinir oleh Organisasi Dhibra yaitu Dhilal Berkat Rahmat Allah Korwil 26 Jambi yang diketuai oleh Tukijo. Kata dia, santunan ini diberikan kepada warga yang benar-benar layak dan membutuhkan serta tidak mampu. 

"Setelah melakukan pengamatan dan pengecekan menurut kami keluarga bapak Sapani memang benar-benar layak dan berhak menerima. Anggota keluarganya berjumlah 7 orang. Mereka hanya tinggal numpang di tepi Tobong bangsal batu bata, rumah dan dinding papan dengan atap plastik polibek ukuran 3 X 2 meter. Semoga dengan dibangunnya rumah layak huni ini bisa memberikan tempat tinggal yang layak bagi bapak Sapani," kata Surali. 

Puncak acara penyerahan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia ini dipusatkan di Pondok Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah di Desa Losari, Ploso, Jombang, Sabtu (20/8/2022) dan diikuti secara serentak Nasional di seluruh wilayah di Indonesia dengan Jumlah 131 Rumah dalam bulan Agustus tahun ini.

Dari Pusat Losari Ploso Jombang Jawa Timur Indonesia Raja (Losplos Jomja Iroja), Ketua Umum Dhibra, Nyai Shofwatul Ummah mengatakan bahwa program ini merupakan wujud kesadaran. 

"Khususnya bagi warga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah untuk selalu peduli anak yatim atau yatim piatu dan kaum dhuafa," kata Nyai Shofwatul Ummah dalam rilis yang diterima media ini.

"Pada hakekatnya, santunan nasional pembangunan rumah syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah ini, hanya menyampaikan hak anak yatim atau yatim piatu, kaum dhuafa yang ada di pribadi kita masing-masing," timpalnya.

Ibu Nyai Shofwatul menambahkan bahwa dana untuk santunan dalam bentuk rumah layak huni ini diperoleh dari warga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah dan simpatisan.



"Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah pada tahun ini sudah berjalan yang ke-21. Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah sejumlah 131 unit di 93 kota/kabupaten dalam 14 provinsi," terangnya.

Sementara, total santunan pembangunan Rumah Syukur Kemenangan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah dalam rangka tasyakuran kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI dari tahun 2002 hingga tahun ini sejumlah 1.532 unit. “Dengan nilai kurang lebih Rp63,6 miliar,” pungkasnya.(*)